Monday, October 10, 2016

Integritas

Apakah itu integritas ? kata yang sering di ucapkan namun tak jarang kita sendiri tidak mengerti apa maksud dari kata itu. Dalam KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) tertulis bahwa in•teg•ri•tas n mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Dan dalam arti luasnya kita bisa berkata bahwa integritas itu adalah keterpaduan dan keseimbangan dari semua sifat ( Kejujuran, kredibilitas, moralitas, karakter, etika dan kepribadian ) yang akan menghasilkan mutu atau kualitas hidup yang baik, memancarkan nilai-nilai dan kewibawaan yang menjadikan seseorang itu dapat dipercaya.

Mari kita melihat krisis-krisis yang terjadi di Negara kita, banyak petinggi-petinggi atau pemimpin-pemimpin bangsa kita yang mengalami krisis integritas. Kata-kata manis yang keluar dari mulut yang tidak sejalan dengan apa yang dilakukan. Bukan hanya pada pemimpin-pemimpin bangsa kita namun secara nyata krisis integritas tersebut juga sudah melanda sampai kedalam kehidupan kita masing-masing seperti titip absen di perkuliahan, plagiat tugas kuliah atau copy paste tugas kuliah, membohongi orang tua untuk mengirimkan uang lebih demi beli buku, namun ternyata yang ada untuk pergi jalan-jalan sama teman, janji datang persekutuan namun tidak jadi karena alasan malas, ngakunya kuliah sama orang tua di rumah namun kenyataannya main game terus di kosan dan masih banyak lagi krisis-krisis integritas yang terjadi di dalam kehidupan kita, mari kita renungkan sendiri bagian-bagian itu.

Apa sebenarnya yang menjadi penghambat perkembangan integritas :

1.    Kurangnya pengenalan akan Kristus, yang membuat setiap kita mengabaikan dasar yang seharusnya menjadi standar hidup kita dan membuat hidup kita hanya berfokus kepada apa yang di lihat oleh dunia penting bahkan dengan biasa melakukan hal-hal kecurangan demi untuk kesenangan dan kepuasan pribadi.

2.    Kekuasan

3.    Keuangan atau ekonomi

4.    Faktor-faktor social negative

Lalu bagaimana cara kita agar mampu hidup berintegritas ? dalam Matius 7 : 24 -25 ada tertulis 24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. 25  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Hidup di atas dasar yang kuat dan yang benar yaitu hidup di dalam Firman Allah sehingga kita dapat dimampukan untuk hidup di dalam integritas yang sejati yang terus menerus di proses menuju kedewasaan di dalam Kristus.

Kesaksian yg paling efektif berasal dari mereka yg mewujudnyatakan hal-hal yg mereka katakan. Mereka adalah perwujudan dari pesan mereka sendiri. Orang Kristen harus konsisten dengan perkataan mereka sendiri.... Apa yg dikomunikasikannya pada dasarnya merupakan keaslian pribadinya.

( John Poulton, Uskup Agung dalam bidang penginjilan)

“Integritas tidak bisa dikompromikan. Usaha-usaha yang dijalankan oleh perusahaan kami di seluruh dunia harus dilaksanakan dengan sikap yang bertanggung jawab secara sosial dan menjunjung tinggi integritas serta berkontribusi positif pada masyarakat”

(Pernyataan Misi Ford Motors)

Yesus berkata,
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.” (Lukas 16:10)