Tuesday, May 10, 2016

Bertumbuh Melalui Godaan

Godaan dapat menjadi batu loncatan untuk pertumbuhan iman dan karakter kita, jika kita tahu cara mengatasinya. Iblis ingin menggunakan godaan dan cobaan itu untuk menjatuhkan dan menghancurkan kita. Namun sebaliknya, Tuhan ingin menggunakan godaan itu untuk mengembangkan dan membentuk iman dan karakter kita. Sangat membantu jika kita dapat melihat cara kerja iblis dan rencana-rencananya. Iblis menggoda manusia melalui 4 tahapan :

1. Menumbuhkan keinginan yang berdosa dalam diri manusia.
Iblis bekerja di dalam hati dan pikiran manusia untuk menumbuhkan keinginan yang berdosa seperti membalas dendam, berzinah, mencuri, nonton film porno, menyontek, berbohong, dan lain-lain. Iming-iming iblis umumnya adalah jalan pintas dan kesenangan duniawi, ia selalu berkata, “ Ini baik bagimu !”

2. Menumbuhkan keragu-raguan dalam diri manusia. Iblis berusaha agar kita menjadi ragu akan kebenaran firman Tuhan yang seharusnya menjadi sumber kekuatan dan makanan rohani kita sehari-hari, dan membuat kita bertanya-tanya akan kasih dan perhatian Tuhan kepada kita.

3. Memasang tipu muslihat. Iblis adalah bapa segala dusta, ia selalu menyamarkan maksud jahatnya dan identitasnya agar kita tidak sungkan untuk mengikuti penyesatannya.

4. Melakukan ketidaktaatan. Jika kita ragu dan termakan oleh tipu muslihat iblis, maka kita akan segera melakukan ketidaktaatan kepada Tuhan.

               Langkah-langkah yang harus ditempuh agar kita dapat menang di dalam menghadapi godaan dari iblis adalah :

1. Menolak untuk diintimidasi iblis. Kita tidak dapat membuat iblis berhenti menggoda kita, tetapi kita dapat memilih untuk tidak menuruti apa yang dikatakannya. “Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” ( Mat 4 : 10 ).

2. Kenali kelemahan-kelemahan kita. Setiap orang ada kelemahannya, ada yang punya kelemahan dalam bidang keuangan , seks, atau amarah. Kenalilah kelemahan anda dan jangan biarkan kelemahan-kelemahan itu membuat kita memberikan kesempatan pada iblis, bersiap-siaplah untuk situasi yang mengarah ke sana. “dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.” ( Efs 4 : 27 ).

3. Mintalah pertolongan Tuhan. Tuhan membuka hot line service 24 jam bagi anak-anakNya. Oleh karena itu, jika kita mulai mencium adanya godaan dari iblis berserulah, mintalah kekuatan dan penyertaan kepada Tuhan. “ Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Sela  ( Mzm 50 : 15 ).

               Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia.

Sang pemikir meninggal, tetapi buah pikirannya tidak terjangkau oleh kehancuran. Manusia dapat binasa, namun ide-ide bersifat kekal. ( Walter Lippmann )

Renungan Lainnya

0 komentar:

Post a Comment