Jika kita mengenal Bapa dengan baik, maka kita tidak akan kuatir atau meragukan apakah Dia akan memenuhi segala kebutuhan kita. Sebaliknya, kita sangat yakin bahwa Dia akan memberkati kita dengan berkelimpahan. Kita akan menerima berkat-berkatNya jika kita meminta dengan Iman.
Di suatu siang yang terik, seorang gadis kecil berkata kepada ayahnya,” Ayah, cuaca hari ini sangat panas, kita berenang yuk!” “ Tidak nak, ayah sedang tidak punya uang. Kalau kita sekeluarga berenang, kita membutuhkan uang Rp 100.000.-. lain kali aja yaa ...,” pinta sang ayah. Gadis kecil itu terdiam, tetapi ia tidak bisa menerima begitu saja situasi tersebut. Kemudian ia masuk ke kamarnya sambil berkata,” Aha ... aku akan minta tolong kepada Bapaku yang satu lagi.” Melihat itu sang ayah penasaran, karena itu ia mengintip apa yang akan dilakukan putrinya. Dari celah pintu yang terbuka sedikit sang ayah melihat putrinya berlutut.” Bapa, cuaca hari ini panas, bahkan sangat panas. Bapa aku ingin berenang, tetapi ayah tidak punya uang, jadi kami tidak bisa pergi berenang. Bapa, bersediakah Engkau melakukan sesuatu untuk menolong kami siang ini ? Aku percaya bahwa Engkau punya banyak cara, lakukanlah sesuai keajaibanMu!” lalu kemudian ia duduk diteras sambil menggoyang-goyangkan kedua kakinya, melihat itu sang ayah kagum pada iman putri kecilnya itu. Beberapa menit kemudian telepon berdering dan sang ibu menjawab telepon itu. Setelah memberi salam, wanita di seberang telepon berkata,”Ny. Martin, kami sekeluarga ingin lebih mengenal anda sekeluarga, karena kami adalah warga baru di komplek ini. Bagaimana jika kita pergi bersama-sama berenang. Jangan kuatir, saya yang akan menyiapkan segala keperluan kita.” “ O ..., tentu saja boleh. Saya sangat senang, tetapi kapan kita akan berangkat ? sekarang saya belum selesai mengerjakan tugas-tugas saya,” jawabnya penuh sukacita. “ O .... tidak apa-apa, kami juga belum siap, karena rencana itu baru terpikir beberapa menit yang lalu.”
Tuhan senang memberkati anak-anakNya, karena itu Dia menciptakan doa sebagai sarana yang indah dan praktis supaya kita dapat meminta segala kebutuhan kita kepada Dia. Lewat doa kita dapat menikmati banyak keajaiban janji-janjiNya, karena Tuhan telah mengikatkan diriNya dengan kita melalui janji-janjiNya. Ketika Dia berkata bahwa Dia sanggup dan bersedia memenuhi segala kebutuhan kita, itu artinya kita mempunyai hak dan kesempatan untuk meminta dengan iman kepadaNya.
Mari naikkanlah doa dengan iman, karena Tuhan berkenan kepada doa yang dinaikkan dengan iman. Nyatakanlah kerinduan hati, cita-cita dan kebutuhan-kebutuhan kita , maka Bapa yang baik akan menyatakan kebenaran janji-janjiNya.
Batubara dinyalakan oleh api, doa dinyatakan oleh pengharapan di hati.
Jangan biarkan sesuatu yang tidak dapat anda lakukan mengganggu sesuatu yang dapat anda lakukan ( John Wooden ).
Di suatu siang yang terik, seorang gadis kecil berkata kepada ayahnya,” Ayah, cuaca hari ini sangat panas, kita berenang yuk!” “ Tidak nak, ayah sedang tidak punya uang. Kalau kita sekeluarga berenang, kita membutuhkan uang Rp 100.000.-. lain kali aja yaa ...,” pinta sang ayah. Gadis kecil itu terdiam, tetapi ia tidak bisa menerima begitu saja situasi tersebut. Kemudian ia masuk ke kamarnya sambil berkata,” Aha ... aku akan minta tolong kepada Bapaku yang satu lagi.” Melihat itu sang ayah penasaran, karena itu ia mengintip apa yang akan dilakukan putrinya. Dari celah pintu yang terbuka sedikit sang ayah melihat putrinya berlutut.” Bapa, cuaca hari ini panas, bahkan sangat panas. Bapa aku ingin berenang, tetapi ayah tidak punya uang, jadi kami tidak bisa pergi berenang. Bapa, bersediakah Engkau melakukan sesuatu untuk menolong kami siang ini ? Aku percaya bahwa Engkau punya banyak cara, lakukanlah sesuai keajaibanMu!” lalu kemudian ia duduk diteras sambil menggoyang-goyangkan kedua kakinya, melihat itu sang ayah kagum pada iman putri kecilnya itu. Beberapa menit kemudian telepon berdering dan sang ibu menjawab telepon itu. Setelah memberi salam, wanita di seberang telepon berkata,”Ny. Martin, kami sekeluarga ingin lebih mengenal anda sekeluarga, karena kami adalah warga baru di komplek ini. Bagaimana jika kita pergi bersama-sama berenang. Jangan kuatir, saya yang akan menyiapkan segala keperluan kita.” “ O ..., tentu saja boleh. Saya sangat senang, tetapi kapan kita akan berangkat ? sekarang saya belum selesai mengerjakan tugas-tugas saya,” jawabnya penuh sukacita. “ O .... tidak apa-apa, kami juga belum siap, karena rencana itu baru terpikir beberapa menit yang lalu.”
Tuhan senang memberkati anak-anakNya, karena itu Dia menciptakan doa sebagai sarana yang indah dan praktis supaya kita dapat meminta segala kebutuhan kita kepada Dia. Lewat doa kita dapat menikmati banyak keajaiban janji-janjiNya, karena Tuhan telah mengikatkan diriNya dengan kita melalui janji-janjiNya. Ketika Dia berkata bahwa Dia sanggup dan bersedia memenuhi segala kebutuhan kita, itu artinya kita mempunyai hak dan kesempatan untuk meminta dengan iman kepadaNya.
Mari naikkanlah doa dengan iman, karena Tuhan berkenan kepada doa yang dinaikkan dengan iman. Nyatakanlah kerinduan hati, cita-cita dan kebutuhan-kebutuhan kita , maka Bapa yang baik akan menyatakan kebenaran janji-janjiNya.
Batubara dinyalakan oleh api, doa dinyatakan oleh pengharapan di hati.
Jangan biarkan sesuatu yang tidak dapat anda lakukan mengganggu sesuatu yang dapat anda lakukan ( John Wooden ).



















