“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Perkataan ini, Tuhan Yesus lontarkan ketika Ia mengutus ketujuh puluh orang murid-Nya untuk memasuki kota-kota guna memberitakan Kerajaan Sorga. Lukas 10 : 17 – 20 mencatat bahwa pelayanan ketujuh puluh orang murid itu berhasil memperluas Kerajaan Allah. Apa yang dilakukan oleh ketujuh puluh orang murid yang juga manusia biasa seperti kita, sehingga pelayanan mereka berhasil?
Pertama, pergi ke tengah-tengah serigala. Ketujuh puluh orang murid itu tidak diutus untuk berbicara di sinagoge, tetapi mendatangi rumah-rumah orang yang belum percaya kepada Yesus. Perintah yang sama berlaku bagi kita, kita diutus keluar dari lingkungan gereja untuk menjangkau mereka yang terhilang. Bukan kebetulan kita ada di sekolah, kampus, kantor, dan masyarakat yang didominasi oleh orang-orang yang terhilang, Tuhan menempatkan kita disana untuk suatu misi khusus, yaitu menjadi duta dan saksi Kristus.
Kedua, memberi salam “damai sejahtera” atas orang-orang yang mereka temui. Ini berbicara tentang sikap kita yang mendatangkan damai sejahtera bagi orang-orang yang ada di sekitar kita. Kejujuran, kebaikan, kasih, sukacita dan perkataan manis yang mewarnai hidup kita merupakan salam “damai sejahtera” yang akan membuat mereka menerima dan tertarik dengan kita. Bangunlah image yang baik lewat tingkah laku yang manis.
Ketiga, makan dan minum dengan orang yang menerima mereka. Artinya kita harus terus memupuk persahabatan dengan orang-orang dunia yang mau menerima kehadiran kita. Orang yang menerima kehadiran kita suatu saat nanti akan bersedia menerima kebenaran yang kita beritakan. Karena itu binalah hubungan yang baik dengan cara-cara yang baik pula, karena hubungan yang baik akan memberi peluang bagi kita untuk mewartakan keselamatan yang kekal di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Keempat, mendemonstrasikan kuasa Tuhan. Setelah keberadaan mereka diterima, barulah mereka mendemonstrasikan kuasa yang telah mereka terima, yaitu menyembuhkan orang sakit, membebaskan yang diikat oleh kuasa kegelapan, dll. Kita pun mendapat kesempatan yang baik untuk mendemonstrasikan kuasa Tuhan, yaitu ketika para kolega kita sedang tertimpa masalah. Disaat seperti itulah kita menawarkan untuk mendoakan mereka dan menerima kuasa Tuhan bekerja. Setelah merasakan mukjizat, mereka akan membuka hati untuk Tuhan.
Siapa pun kita, pelajar, mahasiswa, guru, buruh, karyawan, tentara, polisi, pedagang atau pimpinan, kita diberi kehormatan dan kesempatan untuk memenangkan jiwa-jiwa yang ada di lingkungan kita, dengan mempergunakan keempat petunjuk Tuhan Yesus di atas.
Strategi dan kuasa, Tuhan berikan kepada orang yang mau memberitakan injil.
Salah satu alasan mengapa banyak orang mati adalah karena kekuatiran bukan oleh karena pekerjaan, karena mereka lebih banyak kuatir daripada melakukan. –Robert Frost-

0 komentar:
Post a Comment