Kita semua pasti sudah tahu bahwa dalam Kejadian 1 menceritakan semua hal tentang penciptaan, penciptaan alam semesta sampai kepada segala isinya baik itu cakrawala, matahari, bulan, bintang, siang, malam, daratan, lautan, hewan-hewan, tumbuhan-tumbuhan dan manusia. Kitab yang menceritakan seluruh kejadian alam semesta dan semuanya diciptakan dalam 6 hari lamanya ( 1 Hari dalam kisah penciptaan bukanlah seperti 1 Hari waktu yang kita rasakan sekarang ini ). Namun tahu kah kita perbedaan yang terdapat dalam kisah penciptaan ini mulai dari hari pertama hingga hari keenam ? perbedaanya dapat kita lihat dari Firman Allah yang Ia katakan ketika Ia mencipta dari hari pertama hingga hari yang kelima bahwa Ia melihat semuanya itu BAIK sedangkan ketika hari keenam ketika Allah telah menyelesaikan segala pekerjaannya dengan menciptakan manusia di hari yang keenam Allah melihat segala ciptaannya SUNGGUH AMAT BAIK.
Hal ini berkaitan dengan manusia yang diciptakan Allah pada hari yang keenam, manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan Dia, manusia yang mempunyai kuasa dan mandat dari Allah sendiri untuk mengelola dan menjaga alam yang diciptakan Allah. Dan Allah melihat bahwa karena ada manusia yang mampu dan diberikan kuasa untuk mengelola alam ini sehingga Ia melihat bahwa semuanya sungguh amat baik.
Bicara soal merawat alam itu adalah hal yang sangat mudah. Mengapa demikian ? karena Allah sudah menciptakan kita manusia segambar dan serupa dengan Dia, terlebih-lebih Allah sendiri telah memberikan kepada kita kuasa untuk mengelola dan menjaga alam ciptaannya dengan baik dan bijaksana. Allah tidak pernah memberikan perintah kepada setiap manusia tanpa sebuah bimbingan atau tanpa penyertaan dari-Nya. Allah bukanlah bos yang hanya tahu cara untuk menyuruh ini dan itu tanpa pernah ikut terlibat dalam suatu pekerjaan tersebut, namun Dia adalah Allah yang bukan hanya sekedar menyuruh dan memerintah, Ia juga ikut mengambil bagian dalam pekerjaan itu. Dengan cara apa ? dengan kuasa yang telah Ia berikan kepada kita, dengan penyertaan yang selalu ada dalam kehidupan kita, dengan hikmat yang Ia berikan kepada kita, dan begitu banyak lagi yang sudah Ia lakukan untuk membantu kita.
Sebelum kita bicara mengenai alam yang begitu luas mari kita pergi ke tempat yang sedikit lebih sempit yang dari hal itu kita juga dapat terlibat dalam mengelola dan menjaga alam ini. Mari kita lihat kosan kita, mari kita lihat rumah kita, mari kita lihat ruangan kerja kita, sudahkah kita gunakan dengan baik ? jangan terburu-buru bicara tentang alam yang sangat luas, bicara tentang apa yang kita miliki yang sudah Allah percayakan kepada kita saja apakah kita sudah menggunakannya dengan baik ?, apakah kita sudah menjaganya dengan baik ? mari kita lihat kembali apa yang sudah Allah percayakan kepada kita untuk kita miliki, sudahkah semuanya itu kita kelola dengan baik ? bahkan bukan hanya baik saja, Allah ingin ketika ada manusia yang diciptakan-Nya serupa dan segambar dengan-Nya itu, semua hal yang dipercayakan Allah kepada kita harusnya akan berubah menjadi sesuatu yang sungguh amat baik. Lihat tangan kita, apakah tangan kita sudah kita gunakan dengan sungguh amat baik untuk menjaga dan mengelola alam ini, atau malah kita gunakan untuk membuang sampah sembarangan ?, lihat kaki kita, lihat mulut kita, lihat segala hal yang Allah percayakan untuk kita miliki, apakah sudah kita pergunakan untuk hal-hal yang sungguh amat baik ? mari kita kembali kepada dasar yang Allah inginkan dari hidup kita dan mari kita renungkan bagian ini bersama-sama bahwa Allah ingin segala hal yang kita lakukan menjadi pekerjaan yang sungguh amat baik dimata-Nya.
Ingatlah bahwa semakin banyak seseorang diberikan pengalaman, kesempatan, kekuatan, kuasa dan hikmat maka semakin banyak jugalah yang harus dipertanggungjawabkan oleh orang itu. Jika seseorang sudah terbiasa untuk hidup bersih, untuk hidup menjaga lingkungan sekitarnya maka percayalah dimana pun ia nanti berada hal yang sama jugalah yang akan terjadi dilingkungan barunya termasuk alam disekitarnya, sehingga dari kehadiran kita, kehadiran dari anak-anak Allah banyak orang dapat merasakan berkat dan lingkungan sekitar kita boleh merasakan kehadiran Allah di dalam hidup kita. Maka jika kita mau bicara tentang alam yang begitu luas ini mari kita mulai dari diri kita sendiri, menjadi pelaku-pelaku Firman yang Allah ingin kita lakukan di dalam kehidupan kita. Allah menciptakan kita manusia bukan hanya untuk pekerjaan yang baik saja apalagi untuk hal-hal yang biasa-biasa saja, tapi Allah ingin kita melakukan dan menggunakan segala hal yang Allah percayakan kepada kita dengan sungguh amat baik.
Ada satu hal yang bagi saya sulit dijelaskan mengapa ada sebagian orang Kristen yang mengklaim bahwa mengasihi dan menyembah Allah juga menjadi murid Yesus, namun tidak punya kepedulian terhadap bumi yang justru membuktikan secara sah kepemilikan Allah. Mereka tidak peduli terhadap penyalahgunaan bumi dan bahkan, oleh gaya hidup mereka yang boros dan terlampau konsumtif, mereka juga termasuk didalamnya. “ Allah menghendaki… kepedulian kita terhadap ciptaan, mencerminkan kasih kita kepada Sang Pencipta. “ ( Kesimpulan Chris Wright dalam buku Radical Disciple –John Stott- )
“ Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang, jadilah pagi, itulah hari keenam. “ – Kejadian 1 : 31 -

0 komentar:
Post a Comment