Wednesday, August 10, 2016

“Larilah” Dari Pencobaan

Dalam pertandingan iman, banyak orang kalah bukan karena besarnya pencobaan yang datang dari luar dirinya, tetapi karena ia meresponi godaan yang datang dari dalam dirinya sendiri. Banyak pria tidak terkecuali juga wanita yang jatuh ke dalam dosa perzinahan karena meresponi godaan yang timbul dari dalam dirinya sendiri (Yak 1:14).

    Sebut saja namanya Ari, seorang profesional muda yang rajin beribadah dan aktif melayani di kelompok muda suatu gereja. Suatu hari, Ari iseng membuka website yang baru diketahuinya sebagai situs porno. Ketika membuka website itu, Ari merasa hatinya tidak damai, namun ia mengabaikannya. Dalam hati ia berkata,”Ah ... kan cuma kali ini saja aku melihatnya, lagi pula aku tidak akan berbuat yang macam-macam.” Namun tanpa disadarinya, gambar-gambar di internet itu telah membangkitkan pikiran kotornya. Di hari-hari selanjutnya, Ari kembali membuka website yang sama, sehingga ia terus ketagihan. Beberapa waktu kemudian, Ari mulai bergumul agar bisa terlepas dari dosa pornografi yang sudah mengikat hidupnya. Pada hari ia berkomitmen untuk menjaga kekudusan hati dan pikirannya, tetapi sore atau malam hari ia kembali jatuh ke kubangan yang sama. Ia muak dengan lingkaran itu, tetapi tidak kuasa untuk keluar karena di dalam hati kecilnya ia masih memilih untuk tinggal di dalamnya.

    Bukankah apa yang dialami Ari hanya merupakan salah satu contoh dari sekian banyak jenis dosa yang mengikat kehidupan seorang Kristen, khususnya kaum pria? Mereka rajin beribadah, bahkan terlibat di dalam pelayanan, tetapi mereka juga terikat oleh dosa pornografi dan pornoaksi! Memang orang lain tidak mengetahui apa yang diperbuatnya di warnet, kantor atau kamar yang terkunci, tetapi Tuhan melihat semuanya itu (Yer 16:17).

    Lalu langkah apa yang harus diambil agar terlepas dari ikatan dosa itu ?

    Pertama, akuilah kesalahan dan dosa itu secara jujur di hadapan Tuhan. Mintalah Tuhan membasuh hati dan pikiran, sehingga oleh darah-Nya anda kembali dikuduskan. Yesus adalah Tuhan yang setia dan adil, Dia akan membasuh setiap orang yang mengaku dosa, meminta pengampunan dan bersungguh hati untuk meninggalkan kehidupan lamanya (1Yoh 1:9).

    Kedua, jauhkanlah diri dari berbagai jenis media yang membuat kita jatuh ke dalam dosa perzinahan. Buang, bakar dan hidarilah semua film, majalah, VCD porno, website porno, tempat-tempat prostitusi yang pernah anda kunjungi dan jauhkan diri dari perbincangan yang menyerempet ke arah porno language. “Larilah” dari semua media pornografi, porno language dan porno aksi itu, sebagaimana Yusuf lari menghindar dari godaan isteri Potifar.

    Ketiga, mintalah seorang yang dewasa rohaninya untuk mementori anda. Ketika anda tergoda atau sedang bergumul untuk berbuat dosa itu lagi, segera hubungi mentor anda agar dia dapat membimbing dan mendampingi anda di masa-masa pencobaan itu.

“Larilah” dari pencobaan yang tidak dapat diusir dengan senjata rohani.

Setiap masalah mempunyai benih di dalamnya untuk pemecahannya sendiri. Jika anda tidak memiliki suatu masalah, anda tidak mendapatkan benih apa pun. – Norman Vincent Peale-

Renungan Lainnya

0 komentar:

Post a Comment