Thursday, August 11, 2016

Maksud Tuhan di Marketplace

Siang itu Yesus berjalan memasuki kota Yerikho dengan satu tujuan khusus. Ia memasuki Yerikho untuk memulihkan dan mengubahkan kehidupan seorang pemimpin marketplace ( dunia kerja ) di kota itu, yaitu kepada pemungut cukai wilayah Yerikho. Yesus terus melintasi jalan-jalan di kota itu tanpa henti, sampai Ia menemukan kepala pemungut cukai itu berada di atas pohon. Masyarakat dan kaum rohaniawan yang mengikutiNya mulai memberi komentar miring ketika Yesus memutuskan untuk bertamu ke rumah Zakheus, si kepala pemungut cukai itu, tetapi Yesus mengabaikan semua itu karena Dia punya rencana besar dalam hidup Zakheus.

Tanpa diragukan lagi bahwa Yesus memang datang untuk menyelamatkan jiwa Zakheus dan keluarganya. Tetapi poin penting lainnya dari kisah ini adalah ketika Yesus berkata,” Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” ( Luk 19 : 10 ). Dalam KJV, ayat ini berbunyi “ For the Son of man is come to seek and  to save that which was lost.” To save that which was lost artinya untuk menyelamatkan yang pernah hilang. Apa yang pernah hilang ? Pada mulanya Tuhan menciptakan manusia dan segala sesuatunya dengan baik. Tetapi ketika iblis berhasil membuat Adam jatuh ke dalam dosa, ia mencuri dan mengkorupsi banyak hal dari aspek kehidupan manusia, termasuk pola berpikir dan nilai-nilai Kerajaan Tuhan di marketplace. Ketika Yesus masuk ke dalam hidup Zakheus, Zakheus mengalami pembaharuan pemikiran di dunia kerjanya,” Tuhan, setengah dari milikku akan ku berikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang ku peras dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Ketika Zakheus bertobat, Yesus tidak memintanya untuk meninggalkan komunitas marketplace dan hidup sebagai fulltimer. Tuhan ingin Zakheus tetap tinggal di marketplace untuk merestorasi marketplacenya. Pertobatan Zakheus tentu akan memberi dampak yang hebat di kantor bea cukai Yerikho. Korupsi dan kolusi tentu akan diberantas oleh pemimpin yang takut akan Tuhan seperti Zakheus. Mungkin ketika Zakheus mulai menerapkan nilai-nilai Kerajaan Tuhan, ia akan mendapat tantangan dan cemooh dari berbagai pihak. Tetapi apakah hal itu membuatnya mundur ? Tidak, karena hidup Zakheus tidak lagi dikuasai oleh mamon dan keinginan dagingnya. Sekarang tujuan hidip Zakheus sudah dibaharui.

Anda yang ada dan bergerak di dunia bisnis, pemerintah, politik, pendidikan, seni atau media, belajarlah dari Zakheus, bawalah nilai-nilai Kerajaan Tuhan ke marketplace Anda. Itulah maksud Tuhan menempatkan anda disana. Anda berperan merebut kota bagi Yesus ketika anda berhasil menanamkan nilai-nilai kerajaan Tuhan disana, karena marketplace adalah jantung sebuah kota.mungkin ada orang atau pihak-pihak tertentu yang akan menghalangi langkah-langkah anda, bertahanlah dan mintalah hikmat serta pertolongan dari Tuhan Yesus untuk mengatasinya.

Marketplace adalah ladang yang baik untuk digarap bagi kerajaan Tuhan

Hanya orang yang berani gagal besar bisa meraih sukses besar ( Robert F. Kennedy )


Renungan Lainnya

0 komentar:

Post a Comment